Pages

Saturday, September 08, 2007

Zuhud

Zuhud, bererti menjauhi hal-hal yang bersifat materi, atau senangnya, pola hidup sederhana. Dengan pola hidup zuhud inilah, para sahabat menjalani kehidupannya. Bila kita merasakan kehidupan akhirat dan tidak terpukau oleh kehidupan dunia, seperti para sahabat, maka kita akan terbebas dari hidup yang menyesakkan. Kita akan memiliki cara pandang baru terhadap dunia. Jika kita merasa sesak, sedih, murung, gelisah, pedih, dirisaukan oleh orang banyak masalah nyata ataupun khayal, maka dengan zuhud kita dapat melaluinya.

Secara ringkas, zuhud bererti meletakkan kebahagiaan bukan pada dunia dan keduniaan, Zuhud memiliki ciri-ciri:
tidak menggantungkan kebahagiaan hidup pada apa yang dimiliki.
kebahagiaan seorang yang zuhud tidak terletak pada hal-hal material, melainkan pada hal-hal spiritual.

Zuhud bukanlah bererti meninggalkan dunia dan kenikmatan duniawi, melainkan tidak meletakkannya pada darjat yang tertinggi, seperti dinyatakan Rasulullah, “Bukanlah zuhud itu mengharamkan yang halal, bukan pula menyia-nyiakan harta, tetapi zuhud dalam dunia itu ialah engkau tidak memandang apa yang ada di tanganmu itu lebih diperlukan dari apa yang ada di sisi ALLAH SWT.”

Buah lain dari zuhud adalah mendekatkan hati kita kepada ALLAH dan manusia, begitupun sebaliknya, ALLAH pun mencintai kita, dan hati manusia pun akan dekat kepada kita. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, bahawa seorang lelaki pernah mendatangi Rasulullah dan bertanya, “Wahai Rasulullah, tunjukilah aku pada suatu amal yang bila aku kerjakan, aku dicintai ALLAH dan dicintai manusia.” Lalu Rasulullah bersabda, “Zuhudlah kamu akan dunia, pasti ALLAH mencintaimu. Zuhudlah engkau akan apa yang ada pada manusia, pasti manusia mencintaimu.”

p/s : dipetik dr blog sahabat Ida

No comments:

CONTROL-Q

 Been a looongggggg pause for this blog Planning to go blogging again with new ME  See ya